Tim
Bedah Rekonstruksi Mikro-Fu-Chan Wei、Cheng Ming-huei、Zhong-Gan Cao, Huang-Kai Gao, Rong-Ru Huang, Zhi-Wei Wu
1 . Pengobatan flap tulang fibula (fibula osteoseptocutaneous flap) dan pasien kanker mulut:
Fibula bone flap adalah cara terbaik selama 20 tahun untuk rekonstruksi transplantasi cacat tulang karena pasien tidak perlu melakukan amputasi, dan pembentukan fibula yang patah pun membentuk kembali seperti yang ditetapkan pada rekonstruksi rahang bawah. Implan dapat pula dilakukan pada fibula yang telah tertransplantasi. Metode ini juga berguna untuk meningkatkan kelangsungan hidup pasien kanker mulut, lidah, dll, dapat juga meningkatkan fungsi mulut pasien, dan memperbaiki penampilan mulut pasien.
.jpg)
A, B: ameloblastoma mandibula yang besar dan cacat setelah operasi
C, D, E: desain, akuisisi dan pengaturan flap tulang fibula
F : Rekontruksi rahang bawah bagian belakang dengan fibula bone flap
G: Implan transplantasi fibula (rahang bawah baru)
H: fungsi dan penampilan setelah rekonstruksi
2. Penetrasi cabang flap (perforator flap):
Flap antara otot (intermuscular) mempunyai bentuk yang tetap, dapat diandalkan, panjang, dan mempunyai diameter seperti diameter pembuluh darah besar. Akan tetapi, ketersediaannya di dalam tubuh sangat sedikit, sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan keragaman rekonstruksi. Pasien yang melamar untuk terapi ini, dapat dikembangkan flap antara otot (intramuscular) dengan teknik yang disebut punch-through branches flap, sehingga suplai flap dapat meningkat. Sudah dikembangkan pula flap yang tervaskularisasi sehingga bisa menjadi flap apa saja (free style flap), yang disebut Doppler. Operasi flap mikrosurgikal sekarang sudah menjadi operasi rekonstruksi flap yang paling umum di dunia.
.jpg)
A: Lidah
B: cacat lidah sesudah operasi
C, D: Desain dan akses anterolateral flap yang berpenetrasi.
E, F: penampilan dan fungsi pasca operasi